Bagian Papan Arduino

Komponen utama di dalam papan Arduino adalah sebuah microcontroller 8 bit dengan merk ATmega yang dibuat oleh perusahaan Atmel Corporation. Berbagai papan Arduino menggunakan tipe ATmega yang berbeda-beda tergantung dari spesifikasinya, sebagai contoh Arduino Uno menggunakan ATmega328 sedangkan Arduino Mega 2560 yang lebih canggih menggunakan ATmega2560.

Untuk memberikan gambaran mengenai apa saja yang terdapat di dalam sebuah microcontroller, pada gambar berikut ini diperlihatkan contoh diagram blok sederhana dari microcontroller ATmega328 (dipakai pada Arduino Uno).
Blok-blok di atas dijelaskan sebagai berikut:
  • Universal Asynchronous Receiver/Transmitter (UART) adalah antar muka yang digunakan untuk komunikasi serial seperti pada RS-232, RS-422 dan RS-485.
  • 2KB RAM pada memory kerja bersifat volatile (hilang saat daya dimatikan), digunakan oleh variable-variabel di dalam program.
  • 32KB RAM flash memory bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan program yang dimuat dari komputer. Selain program, flash memory juga menyimpan bootloader.
  • Bootloader adalah program inisiasi yang ukurannya kecil, dijalankan oleh CPU saat daya dihidupkan. Setelah bootloader selesai dijalankan, berikutnya program di dalam RAM akan dieksekusi. 
  • 1KB EEPROM bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan data yang tidak boleh hilang saat daya dimatikan. Tidak digunakan pada papan Arduino (red: namun bisa diakses/diprogram oleh pemakai dan digunakan sesuai kebutuhan).
  • Central Processing Unit (CPU), bagian dari microcontroller untuk menjalankan setiap instruksi dari program.
  • Port input/output, pin-pin untuk menerima data (input) digital atau analog, dan mengeluarkan data (output) digital atau analog.
Setelah mengenal bagian-bagian utama dari microcontroller ATmega sebagai komponen utama, selanjutnya kita akan mengenal bagian-bagian dari papan Arduino itu sendiri. Dengan mengambil contoh sebuah papan Arduino tipe USB, bagian-bagiannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Power USB

Board Arduino dapat didukung dengan menggunakan kabel USB dari komputer Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah menghubungkan kabel USB ke koneksi USB (1).

2. Power (Barrel Jack)

Board Arduino dapat didukung langsung dari listrik AC power supply dengan menghubungkannya ke Barrel Jack (2).

3. Voltage Regulator

Fungsi regulator tegangan untuk mengontrol tegangan diberikan ke papan Arduino dan menstabilkan tegangan DC yang digunakan oleh prosesor dan elemen lainnya.

4. Crystal Oscillator

Osilator kristal membantu Arduino dalam menangani masalah waktu. Bagaimana Arduino menghitung waktu? Jawabannya adalah, dengan menggunakan osilator kristal. Jumlah dicetak di atas kristal Arduino adalah 16.000H9H. Ini memberitahu kita bahwa frekuensi 16.000.000 Hertz atau 16 MHz.

5. Arduino Reset

Anda dapat mengatur ulang board Arduino Anda, yaitu, memulai program Anda dari awal. Anda dapat mengatur ulang board UNO dalam dua cara. Pertama, dengan menggunakan tombol reset (17) di papan. Kedua, Anda dapat menghubungkan tombol reset eksternal ke Arduino pin berlabel RESET (5).

6, 7, 8, 9. Pins (3.3, 5, GND, Vin)

  • 3.3V (6) - Pasokan 3,3 Output volt
  • 5V (7) - Pasokan 5 Output volt
  • Sebagian besar komponen yang digunakan dengan papan Arduino bekerja dengan baik dengan 3,3 volt dan 5 volt.
  • GND (8) (Ground) - Ada beberapa pin GND pada Arduino, apapun yang dapat digunakan untuk ground sirkuit Anda.
  • Vin (9) - pin ini juga dapat digunakan untuk daya board Arduino dari sumber daya eksternal, seperti power supply AC.

10. Analog pins

Board Arduino UNO adalah lima pin input analog A0 melalui A5. pin ini dapat membaca sinyal dari sensor analog seperti sensor kelembaban atau sensor suhu dan mengubahnya menjadi nilai digital yang dapat dibaca oleh mikroprosesor.

11. Main microcontroller

Setiap board Arduino adalah mikrokontroler sendiri (11). Anda dapat menganggap itu sebagai otak dari board Anda. IC utama (integrated circuit) pada Arduino sedikit berbeda dari board ke board. Mikrokontroler biasanya Perusahaan ATMEL. Anda harus tahu apa IC papan adalah sebelum loading sebuah program baru dari Arduino IDE. Informasi ini tersedia di bagian atas IC. Untuk rincian lebih lanjut tentang pembangunan IC dan fungsi, Anda dapat merujuk pada lembar data.

12. ICSP pin

Sebagian besar, ICSP (12) adalah AVR, header pemrograman kecil untuk Arduino terdiri dari mosi, miso, SCK, RESET, VCC, dan GND. Hal ini sering disebut sebagai SPI (Serial Peripheral Interface), yang dapat dianggap sebagai "perluasan" dari output. Sebenarnya, Anda bekerja keras perangkat output ke master dari bus SPI.

13. Power LED indicator

LED ini harus menyala ketika Anda pasang Arduino Anda ke sumber listrik untuk menunjukkan bahwa forum Anda diaktifkan dengan benar. Jika lampu ini tidak menyala, maka ada sesuatu yang salah dengan koneksi.

14. TX and RX LEDs

Di forum Anda, Anda akan menemukan dua label: TX (transmit) dan RX (menerima). Mereka muncul di dua tempat pada board Arduino UNO. Pertama, pada pin digital 0 dan 1, untuk menunjukkan pin bertanggung jawab untuk komunikasi serial. Kedua, TX dan RX dipimpin (13). TX dipimpin berkedip dengan kecepatan yang berbeda saat mengirim data serial. Kecepatan berkedip tergantung pada baud rate yang digunakan oleh dewan. berkedip RX selama proses penerimaan.

15. Digital I/O

Board Arduino UNO adalah 14 digital I / O pin (15) (dimana 6 memberikan PWM (Pulse Width Modulation) output. Pin ini dapat dikonfigurasi untuk bekerja sebagai input pin digital untuk membaca nilai logika (0 atau 1) atau sebagai digital output pin untuk drive modul yang berbeda seperti LED, relay, dll pin berlabel "~" dapat digunakan untuk menghasilkan PWM.

16. AREF

AREF singkatan Analog Referensi. Kadang-kadang, digunakan untuk mengatur tegangan referensi eksternal (antara 0 dan 5 Volt) sebagai batas atas untuk pin input analog.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Arduino